KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN
1.
Jelaskan sebab-sebab yang dapat mengakibatkan
kerusakan pada jalan ?
Jawab :
a.
Lalu lintas
yang dapat berupa peningkatan beban kendaraan yang melewati jalan yang
tidak sesuai dengan berat rencana dan repetisi beban.
b.
Air, dapat berasal dari hujan, sistem drainase
jalan yang tidak baik mengakibatkan genangan sehingga perekat aspal lama
kelamaan akan renggang dan menyebabkan pelepasan butiran pada jalan dan naiknya
air dengan sifat kapilaritas
c.
Material kontruksi perkerasan, dapat disebabkan
karena sifat material atau sistem pengolahan yang tidak baik
d.
Iklim, curah hujan yang tinggi dan suhu udara
yang panas dapat menyebabkan kerusakan jalan
e.
Kondisi tanah dasar yang tidak stabil
f.
Proses pemadatan di atas lapisan tanah dasar
yang kurang baik
2.
Sebutkan jenis-jenis kerusakan pada perkerasan
lentur ?
Jawab :
a.
Retak (Cracking)
b.
Distorsi (distortion)
c.
Cacat permukaan (disintegretion)
d.
Pengausan (polished aggregate)
e.
Kegemukan (bleeding or flushing)
f.
Penurunan pada bekas penanaman utilitas (utility
cut depression)
3.
Jelaskan penyebab terjadinya retak pinggir pada
jalan raya dan menurut kmu cara perbaikan yang dilakukan ?
Jawab :
Penyebab terjadinya retak pinggir:
-
Tidak baiknya sokongan dari arah samping
-
Drainase jalan kurang baik
-
Terjadinya penyusutan tanah / settlement di
bawah daerah tersebut
-
Akar tanaman yang tumbuh di tepi perkerasan
Perbaikan yang dlakuakn
-
Mengisi celah dengan campuran aspal cair dan
pasir
-
Perbaikan drainase
-
Bahu jalan diperlebar dan dipadatkan
-
Jika pinggir perkerasan mengalami penurunan,
elevasi dapat diperbaiki dengan mempergunakan hotmix
4.
Apakah yang perlu ditentukan dalam mengevaluasi
kerusakan pada badan jalan ?
Jawab :
-
Jenis kerusakan
jalan
-
Tingkat kerusakan
-
Jumlah kerusakan\
5.
Sebutkan jenis-jenis distorsi dan penyebab umum
terjadinya distorsi?
Jawab :
Jenis-jenis distorsi antara lain :
-
Distorsi alur terjadi pada lintasan roda sejajar
dengan as jalan
-
Distorsi keriting merupakan yang terjadi
melintang jalan
-
Distorsi sungkur merupakan deformasi plastis
yang terjadi setempat, ditempat kendaraan berhenti, kelandaian curam dan
tikungan tajam
-
Distorsi amblas terjadi setempat dengan atau
tanpa retak
-
Distorsi jambul terjadi setempat dengan atau
tanpa retak
Penyebab umum terjadinya distorsi
-
Lemahnya tanah dasar
-
Pemadatan yang kurang pada lapis pondasi
6.
Sebutkan penyebab terjadinya amblas pada badan
jalan dan sebutkan pula cara perbaikan jika jalan terjadi amblas ?
Jawab :
Penyebab terjadi amblas
-
Badan kendaraan yang melebihi apa yang
direncanakan
-
Pelaksanaan yang kurang baik
-
Penurunan bagian perkerasan dikarenakan tanah
dasar mengalami settlement
Perbaikan yang harus dilakukan
-
Untuk amblas yg < 5 cm, bagian yang rendah di
isi dengan bahan sesuai, seperti lapen, lataston, laston
-
Untuk amblas yang >5 cm, bagian yang amblas
dibongkar dan lapis kembali dengan lapis yang sesuai
7.
Sebutkan penyebab terjadinya kerusakan retak
kulit buaya pada badan jalan ?
Jawab :
-
Bahan perkerasan yang kurang baik
-
Pelapukan permukaan
-
Tanah dasar / lapisan perkerasan dibawahnya
kurang stabil
-
Bahan lapis pondasi dalam keadaan jenuh air
8.
Apakah yang menyebab kan kerusakan distorsi alur
pada badan jalan dan bagaimana cara perbaikan kerusakan jalan tsb?
Jawab :
Penyebab terjadinnya distorsi reetak
pada jalan
-
Lapisan perkerasan yang padat, dengan demikian
terjadi penambahan akibat repetisi beban lalu lintas pada lintasan roda
-
Campuran aspal panas dengan stabilitas rendah
dapat menimbulkan deformasi plastis
Perbaikan yang di lakukan
-
Memberi lapisan tambahan dari lapis permukaan
yang sesuai
9.
Sebutkan penyebab terjadinya keriting pada badan
jalan ?
Jawab :
-
Rendahnya stabilitas campuran yang berasal dari
terlalu tingginya kadar aspal, terlalu banyak menggunakan agregat halus,
agregat berbentuk bulat
-
Lalu lintas di buka sebelum perkerasan mantap
(untuk perkerasan yang mempergunakan aspal cair)
10. Sebutkan
penyebab terjadinya retak refleksi pada badan jalan dan bagai mana cara
penanggulangan atau perbaikan jika jalan mengalami kerusakan tersebut ?
Jawab :
Penyebab terjadinya retak refleksi
-
Ratak pada perkerasan lama tidak di perbaiki
secara baik sebelum Overlay dilakukan
-
Gerakan vertikal / horisontal di bawah lapis
tambahan sebagai akibat perubahan kadar air pada jenis tanah yang ekspansif
Perbaikan yang di lakukan
-
Mengisi celah dengan campuran aspal cair dan
pasir untuk retak memanjang, melintang dan diagonal
-
Membongkar dan melapis kembali dengan bahan yang
sesuai retak berbentuk kotak
PEMELIHARAAN JALAN KOTA
1.
Jelaskan
pengertian dari Pemeliharaan jalan ?
Jawab :
-
Pemeliharaan jalan adalah penangan jalan yang
meliputi perawatan, rehabilitasi, penunjangan dan peningkatan sesuai dengan PP
26 tahun 1985 tentang jalan
2.
Ada beberapa pelaksanaan survei yang di lakukan
pada jalan sebutkan dan jelaskan ?
-
Survey pendahuluan adalah survey awal guna mendapatkan
informasi yang di perlukan dalam penentuan langkah-langkah selanjutnya seperti
: survey geometrik , sruktur, kondisi jalan, pemanfaatan jalan, lalu lintas,
dll
-
Survey infentarisasi adalah di maksudkan untuk
mendapatkan data-data teknis dan non teknis jalan kota.
-
Survey lalu lintas adalah dimaksudkan untuk
mendapatkan data lalu lintas yang meliputi data volume, komposisi kendaraan,
frekuensi kendaraan dan arah perjalanan
-
Survey kecepatan kendaraan adalah untuk
memberikan informasi kecepatan perjalanan kendaraan
3.
Hal – hal apakah yang di perhatikan dalam
melakukan survey pada jalan ?
Jawab :
-
Kekasaran permukaan
-
Lubang – lubang
-
Retak – retak
-
Alur
-
Amblas
4.
Hal apakah yang perlu di perhatikan pada saat
melakukan survey kondisi drainase ?
Jawab :
-
Saluran samping : ada / tidak ada , tersumbat /
tidak tersumbat , teratur / tidak teratur, memadai / tidak memadai
-
Sambungan
: ada / tidak ada, rata / tidak rata, rusak / baik
-
Jalur pejalan kaki : ada / tidak ada , rata /
tidak rata, rusak / baik.
-
Tepian / kereb : ada / tidak ada , rusak / baik
-
Bahu : terlalu tinggi / sama tinggi / terlalu
rendah, miring / tidak rata, diperkeras / tidak diperkeras
5.
Sebutkan hal-hal yang dapat mengganggu aktifitas
atau peranan jalan ?
Jawab :
-
Berjualan di trotoar dan di perkerasan
-
Bongkar muat barang atau menurun/naikan
penumpang di sembarangan tempat
-
Pemberhentian angkutan umum di luar daerah yang
di tentukan
-
Tidak memadainya jalan ke luar/masuk dari tempat
parkir atau terminal
6.
Sebutkan lapisan-lapisan yang digunakan untuk
perkerasan kaku ?
Jawab :
-
Lapis antara tanah dasar dan lapis permukaan di
gunakanlapis pondasi bawah agregat dengan pengikat semen
-
Lapis permukaan yang berupa slab beton semen
7.
Jelaskan
pengertian dari Pemeliharaan jalan ?
Jawab :
Peningkatan jalan adalah penangan
jalan guna memperbaiki pelayanan jalan yang berupa peningkatan struktural dan
atau geometriknya agar mencapai tingkat pelayanan yang di rencanakan
8.
Jelaskan apa yang di maksud dengan pemeliharaan
rutin ?
Jawab :
Pemeliharaan rutin adalah penangan yang
di berikan hanya terhadap lapis permukaan yang sifatnya untuk meninkatkan
kualitas berkendaraan (riding Quality), tanpa meningkatkan kekuatan struktural,
dan dilakukan sepanjang tahun.
9.
Jelaskan apa yang di maksud dengan pemeliharaan
berkala /
Jawab :
Pemeliharaan berkala adalah
pemeliharaan yang dilakukan terhadap jalan pada waktu – waktu tertentu (tiidak
menerus sepanjang tahun) dan sifatnya meningkatkan kemampuan struktural.
10. Sebutkan
sistem jaringan jalan yang ada di dalam kota ?
Jawab :
-
Sistem jaringan jalan primer
-
Sistem jaringan jalan sekunder
11. Jelaskan
perbedaan sistem jaringan jalan primer dengan sistem jaringan jalan sekunder ?
Jawab :
Sistem jaringan jalan primer disusun
mengikuti ketentuan pengaturan tata ruang dan struktur pengembangan wilayah
tingkat nasional yang menghubungkan antar kota sesuai dengan hierarkinya.
Sistem jaringan jalan sekunder di
susun berdasarkan struktur kota yang ada dengan mengikuti ketentuan pengaturan
tata ruang kota yang menghubungkan kawasan – kawasan yang mempunyai fungsi
primer dan sekunder sesuai dengan hierarkinya.
12. Sebutkan
klasifikasi jalan menurut fungsi jalan tersebut ?
Jawab :
-
Arteri primer
-
Arteri sekunder
-
Kolektor sekunder
-
Lokal sekunder
13. Sebutkan
klasifikasi jalan menurut fungsinya dan pihak yang bertanggung jawab pada
masing-masing jalan tersebut ?
Jawab :
1.
Kategori jalan nasional (Arteri primer dan
Kolektor primer yang menghubungkan ibu kota propinsi ) di rencanakan oleh
Mentri PU , dilaksankan oleh Mentri dan di biayai dari anggaran APBN dan / BLN
2.
Kategori jalan propinsi (Kolektor primer yang
menghubungkan ibu kota propinsi ke kota kabupaten/kotamadya dan kolektor primer
yang menghubungkan kota kabupaten kotamadya) di rencanakan oleh Mentri PU di
laksanakan oleh PEMDA TK I dan di biayai dari anggaran APBD I / PJP dan atau
BLN
3.
Kategori jalan Kabupaten (Kolektor primer di
luar KPI – KP3) di rencanakan oleh Mentri PU di laksanakan oleh PEMDA TK
II dan di biayai dari anggaran APBD II /
IPJK (Kab) dan atau BLN
4.
Kategori jalan Kotamadya (Kolektor sekunder dan
lokal sekunder) di rencanakan oleh PEMDE TK II dan di laksanakan pula oleh
PEMDA TK II dan di biayai dari anggara APBD II / IPJK (Kota) dan atau BLN
14. Sebutkan
lapisan-lapisan perkerasan pada perkerasan jalan lentur ?
Jawab :
-
Lapis pondasi bawah
-
Lapis pondasi atas
-
Lapis permukaan
-
Lapis aus
15. Pada
Jenis perkerasan lentur terdapat beberapa lapisan untuk lapisan paling bawah
lapisan pondasi bawah jenis material apa yang dapat di gunakan sebutkan ?
Jawab :
Lapis pondasi bawah, dapat berupa
tanah yang distabilisasi (semen, kapur, aspal, dan bahan kimia), lapis pondasi
bawah agregat, dan lapis pondasi bawah agregat beraspal (laston bawah /ATSB)
16. Sebutkan
Lapisan-lapisan perkerasan pada perkerasan jalan kaku ?
Jawab :
-
CTSB
(Lapis pondasi bawah aggregat dengan pengikat semen
-
Slab beton semen
17. Jelaskan
tujuan dari perhitungan biaya konstruksi ?
Jawab :
Tujuan dari perhitungan biaya
konstruksi adalah untuk mmengetahui dana yang harus dikeluarkan dalam rangka
penyusunan program pemeliharaan jalan.
18. Data-data
apa saja yang di perlukan sebelum melakukan perhitungan biaya ?
Jawab :
-
Hitung volume pekerjaan untuk masing-masing item
pekerjaan berdasarkan gambar teknis
-
Cari harga satuan pekerjaan dengan mangacu
kepada harga satuan pekerjaan setempat atau harga satuan pekerjaan dari kontrak
terakhir proyek di sekitarnya
-
Kalikan harga satuan pekerjaan dengan volume
pekerjaan untuk mendapatkan biaya konstruksi
-
Untuk menghitung dana yang diperlukan maka
tambahkanlah biaya perencanaan teknis (dalam hal masih diperlukan), biaya
supervisi, dan biaya administrasi proyek ke dalam biaya konstruksi.
-
Bila dana proyek bersumber dari APBN maka nilai
proyek yang ada di kalikan faktor 1.1 (untuk memasukan nilai PPN 10%)
19. Jelaskan
perbedaan antara data sekunder dan data primer ?
Jawab :
Data primer adalah data yang di
dapatkan dengan cara melakukan survey langsung di lapangan
Data sekunder adalah data yang di
daptkan dengan tidak melakukan survey lapangan, namun berupa pengumpulan data
dari instansi-instansi yg terkait
20. Sebutkan
tahap penyusunan program dalam perencanaan jalan /
Jawab :
-
Konfirmasi klasifikasi fungsi jalan
-
Identifikasi permasalahan jalan
-
Survey detail jalan
-
Skala prioritas
-
Penentuan tebal perkerasan
-
Perkiraan biaya
-
Jadwal penanganan .